SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI 1436H

Assalamualaikum… w.b.t

Di sini kami warga SMKDARY ingin mengucapkan SELAMAT HARI RAYA AIDILFITRI MAAF ZAHIR DAN BATIN kepada semua yang menyambutnya..

selamat-hari-raya-2015

RAMADHAN KAREEM

SALAM RAMADHAN 1436H

DARI KAMI WARGA SMKDARY

ramadhan2012

KISAH SEBATANG PENSIL

Suatu hari, di sebelah timur Sao Paolo, hiduplah seorang cucu dengan neneknya. Nenek itu sangat baik  kepada  cucunya. Perkara yang biasa dilakukannya adalah membacakan sebuah cerita untuk cucu di sela-sela waktu senggang mereka.

Suatu hari, Pablo – si cucu  tadi –  melihat neneknya sedang menulis sesuatu di meja kerjanya. Dia pun menghampiri neneknya dan bertanya,

“Nenek, apakah nenek sedang membuatkan sebuah cerita lagi untukku?” Ujar Pablo kepada Nenek Dolores.

“Betul sekali cucuku, aku sedang menuliskan cerita untukmu” Ujar Nenek Dolores.

“Cerita apakah itu nek? Sepertinya menarik  sekali.” Tanya Pablo dengan perasaan penuh ingin tahu.

“Kisah tentang pensil yang sedang nenek pegang ini.” Jawab Nenek Dolores.

“Bukankah itu hanya pensil biasa?” Tanya Pablo heran.

“Itu tergantung bagaimana kau memandangnya. Ada lima keistimewaan dari pensil ini yang apabila kau terapkan, kau akan senantiasa berasa damai dalam menjalani hidupmu.”

“Pertama-tama, dengan perasaan ingin tahu mu yang begitu tinggi, kau akan boleh melakukan hal-hal besar. Tetapi perlu kau  ketahui bahwa ada tangan yang selalu menggerakkan semua ini dan tangan itu adalah tangan Tuhan. Dialah yang selalu membimbing kita sesuai dengan kehendaknya.”

“Kedua, sesekali nenek harus berhenti untuk meraut pensil ini. Pensil ini mungkin akan merasakan sakit, tapi pensil ini selalu yakin bahwa setelah kesakitan yang dilaluinya ini, pensil ini akan menjadi semakin tajam dalam berkarya. Begitu juga denganmu, seboleh  mungkin belajarlah untuk menanggung beberapa penderitaan, sebab setelah itu kau akan banyak belajar untuk memiliki peribadi yang lebih baik.”

“Ketiga, pensil ini tidak keberatan jika kita menghapus beberapa kesalahan yang telah dibuatnya. Hal ini bererti, tidak apa-apa jika kita berani memperbaiki kesalahan yang telah kita perbuat karena setelahnya, kita akan menuju ke jalan yang bernama keadilan.”

“Keempat, bagian yang terpenting dari pensil ini bukanlah tampak luarnya, tapi apa yang ada di dalamnya. Jadi, perhatikan selalu apa yang sedang berlangsung di dalam dirimu.”

“Dan akhirnya yang kelima, pensil ini akan selalu meninggalkan bekas. Begitu juga apa yang kau lakukan. Kau harus sedar bahwa segala perbuatan yang kau lakukan akan selalu meninggalkan kesan. Berbuatlah sebaik mungkin, sehingga kesan yang tertinggal adalah kesan yang terbaik.”

Pablo menghayati cerita neneknya hari itu dengan penuh penghayatan, seakan-akan satu getaran  sedang berlangsung di dalam  hatinya, perlahan-lahan tetapi pasti terpahat dalam otaknya dan siap membentuk masa depan Pablo pada kemudian hari.

kisah-sebatang-pensil